Orang yang melanggar kehormatan seksual orang lain menghancurkan tiga generasi keluarga korbannya.
Istri atau anak perempuan yang mengalami hubungan seksual terlarang dengan orang lain merupakan aib paling besar di dunia manusia. “Tiga generasi” menunjuk tiga angkatan keluarga. Orang yang melakukan pelanggaran itu, ke atas, membuat leluhur korban menanggung malu di alam baka; pada generasi tengah, membuat ayah, kakak laki-laki, dan suaminya tak berani menampakkan muka kepada orang; ke bawah, membuat anak-anaknya tidak mempunyai jalan untuk maju. Merusak nama baik dan kehormatan seseorang seperti ini membuat leluhur, anak cucu, serta seluruh marganya serentak menanggung penghinaan dan malu. Kesalahannya amat besar dan jahat, bahkan lebih berat daripada pembunuhan.
Begitu terbongkar, aibnya tersebar ke mana-mana.
“Terbongkar” berarti perkara hubungan gelap itu diketahui melalui penyelidikan orang. “Aib” berarti nama yang buruk. “Tersebar ke mana-mana” berarti, misalnya, setelah dimuat di surat kabar, orang-orang di berbagai desa dan daerah membicarakan perkara itu, begitu pula orang-orang di berbagai kabupaten dan kota.
Ayah tidak lagi mengakuinya sebagai anak perempuan; suami tidak lagi mengakuinya sebagai istri; anak laki-laki tidak lagi mengakuinya sebagai ibu.
Apabila seorang perempuan melakukan pelanggaran seksual, ayah, suami, dan anak laki-lakinya sudah menanggung malu dan aib hingga tidak berani menampakkan muka kepada orang. Mereka hanya takut tidak cukup cepat menutupinya. Siapa yang rela maju untuk mengakuinya sebagai anak perempuan, istri, atau ibu?
Bahkan pedang dapat tergantung di leher, dan laki-laki serta perempuan itu sama-sama binasa.
Apabila hubungan seksual terlarang dengan istri atau anak perempuan orang lain diketahui, perkara itu sering berkembang menjadi pembunuhan. Ada laki-laki dan perempuan pasangan selingkuh yang kehilangan nyawa karenanya.
Mayat terbuang, tulang tersingkap; aib menjalar kepada keluarga semarga.
Setelah pembunuhan terjadi dan nyawa melayang, pihak berwenang tentu harus diminta datang memeriksa jenazah. Bagaimana mungkin mayat tidak terbuka dan tulang tidak tersingkap? Ketika orang lain bertanya dari marga mana orang yang melakukan hubungan gelap lalu dibunuh itu berasal, keluarga semarga dan kerabatnya pun tidak berani menampakkan muka kepada orang.