Bibi dalam kisah keluarga adalah istri adik laki-laki ayah Ayu. Penyebutan sebab kematian dan akibat perbuatan mengikuti penuturan buku, bukan hasil pemeriksaan medis atau penyelidikan yang dilakukan penerjemah. Penggolongan rokok ke dalam sila kelima juga dijelaskan sebagai penafsiran tokoh, bukan tambahan kutipan langsung dari sutra oleh penerjemah.
Perlindungan orang lanjut usia
Pujian terhadap kesabaran dalam kisah tidak berarti bahwa orang lanjut usia wajib menyembunyikan atau terus menanggung kekerasan. Kekerasan terhadap lansia dapat mencakup tindakan fisik dan emosional, penelantaran, serta penyalahgunaan uang atau harta. Penahanan makanan dan pengambilan harta secara paksa perlu ditanggapi dengan mencari perlindungan dan bantuan kesehatan, bukan dengan menyalahkan korban. Jika ada bahaya segera, hubungi layanan darurat setempat. Rujukan: WHO, Abuse of older people.
Jilid II Bab 12
Catatan penerjemah
Jabatan dan nama dalam kisah
Bab ini membedakan pemegang jabatan pada masa yang berbeda. Penguasa terdahulu yang disebut Dongyue atau Fengdu kemudian disebut Raja Yama Penguasa Alam Baka, sedangkan Dongyue yang ditemui Ayu sekarang dikisahkan naik dari jabatan Raja Qinguang di Balairung Pertama. Uraian tersebut mengikuti tata jabatan di dalam buku ini, bukan penyatuan semua tradisi tentang dewa-dewa tersebut. 东岳大帝 adalah empat aksara yang berarti Kaisar Dongyue.
Frasa “tahun ke-350 sesudah Dinasti Song” dipertahankan sesuai sumber. Buku tidak menetapkan secara tegas titik awal perhitungannya; terjemahan tidak mengubahnya menjadi satu tahun kalender modern.
Batas penjelasan keagamaan
Hubungan antara perilaku seksual, bencana, penyakit, dan keadaan kelahiran merupakan penjelasan keagamaan tokoh. Pernyataan itu bukan hasil penyelidikan atas penyebab suatu bencana dan tidak menjadi dasar untuk menyimpulkan kesalahan moral korban bencana, orang sakit, atau penyandang disabilitas. Demikian pula, pernyataan tentang makanan dan bahan obat yang meningkatkan hasrat bukan petunjuk klinis untuk menghentikan atau mengubah obat. Nama baji dipertahankan sebagai nama bahan dalam sumber, tanpa menambahkan dosis atau cara pemakaian.