Kawasan dan sudut pandang
Neraka Komputer Kaca ditempatkan dalam kawasan neraka dusta. Namun, ketika mengenali dua ular besar di tengah perjalanan, narator secara khusus menyebut Neraka Ucapan Kasar. Pembedaan nama itu mengikuti teks sumber. Penilaian atas tulisan tentang makanan pada awal bab adalah kesan Ayu terhadap tulisan yang dibacanya, bukan hasil verifikasi ilmiah oleh penerjemah. Penjelasan hukuman dan hubungan sebab-akibat dalam kisah tetap merupakan penuturan keagamaan para tokoh.
Jilid II Bab 16
Catatan penerjemah
Dua lidah dan tingkat pelanggaran
两舌, secara harfiah “dua lidah”, diterjemahkan sebagai “ucapan yang memecah belah” berdasarkan penjelasan tokoh mengenai versi cerita yang saling bertentangan dan perusakan hubungan. Sebutan itu bukan keadaan fisik seseorang yang memiliki dua lidah. Bab ini juga memasukkan penyampaian versi berbeda dengan niat mendamaikan, tanpa keuntungan pribadi, ke dalam kategori ringan yang dijelaskannya. Terjemahan mempertahankan pembagian setempat ini, termasuk kemungkinan pertobatan, tanpa menggantinya dengan aturan baru bahwa semua kasus pasti sama berat atau sama sekali bukan pelanggaran.
Pikiran, nama, dan suara tokoh
“Menanam sebab dan kondisi awal yang masih ringan” membedakan niat yang belum diwujudkan dari tindakan berat yang telah merugikan orang lain. Aksara 君 dan 军 dalam penamaan suami pada paragraf keluarga dipahami sebagai variasi penulisan tokoh yang sama, Tuan A, bukan dua orang berbeda. Uraian tentang sifat dasar manusia, tertundanya bencana, dan kematian dalam kemurungan merupakan penuturan tokoh dalam kisah; catatan ini tidak mengubahnya menjadi jaminan keselamatan atau diagnosis penyebab kematian.
Jilid II Bab 17
Catatan penerjemah