←书库

《阴律无情》文化导读 · ID

Bahasa Indonesia · 背景知识导读
设置
阅读设置书稿封面
18
正在读取版本…
校对

正文阅读

正文阅读

<a id="PRE-04"></a>

Sebagian ketentuan buku sangat ketat, termasuk mengenai tubuh, hubungan seksual, dan kehilangan kehamilan. Ketentuan itu dijelaskan sebagai ajaran dan penilaian dalam sumber, bukan sebagai diagnosis kesehatan atau dasar untuk menyalahkan orang yang mengalami kekerasan maupun kehilangan. Penjelasannya juga perlu mempertahankan perbedaan yang dibuat buku: beristirahat dari hukuman, mendengar Dharma, keluar dari neraka, lahir kembali, dan bebas dari putaran kelahiran bukanlah hasil yang sama. Perbedaan inilah yang membuat pembahasan tentang pertolongan dan perubahan hidup dapat dibaca dengan utuh.

1. Bagaimana hukum sebab-akibat membentuk kehidupan

Niat di balik perbuatan

<a id="C1-P01"></a>

Tiga orang membeli pakaian hitam dengan potongan yang sama. Seorang hendak memberikannya kepada tetangga yang miskin; warna hitam dipilih karena tidak mudah tampak kotor dan tidak perlu terlalu sering dicuci. Seorang lagi memerlukannya untuk mencuri pada malam hari. Pembeli ketiga sebenarnya tidak terlalu ingin membeli, tetapi menuruti anjuran penjual. Contoh yang dikemukakan dewa pelindung kota, Chenghuang, ini memperlihatkan mengapa tindakan yang tampak serupa dapat dinilai berbeda. Pakaian itu sama, tetapi tujuan pembelinya tidak sama. Satu pembelian membantu tetangga, satu menyiapkan pencurian, dan satu lagi tidak didorong tujuan baik ataupun buruk.

<a id="C1-P02"></a>

Perbuatan beserta niatnya disebut karma, atau ye dalam istilah Tionghoa. Chenghuang membedakan karma baik, karma buruk, dan karma netral melalui ketiga pembelian tadi. “Netral” tidak berarti tidak menghasilkan apa-apa: pembeli ketiga tetap mempunyai buah perbuatan yang sesuai dengan tindakannya. Di sini, sebab-akibat mencakup lebih dari akibat yang langsung terlihat. Keinginan menolong, rencana mencuri, dan sikap menuruti ajakan ikut menentukan apa yang sedang dibentuk seseorang. Karena itu, penilaian atas suatu tindakan memerlukan perhatian terhadap maksud pelaku, tindakan yang benar-benar dilakukan, dan pengaruh yang ditimbulkannya.

<a id="C1-P03"></a>

Bahasa sebab, kondisi, dan buah membantu menjelaskan hubungan tersebut. Sebab, atau yin, ialah sesuatu yang dapat menimbulkan hasil; kondisi, yuan, ialah keadaan yang memungkinkan hasil itu berkembang; buah, guo, ialah hasil yang kemudian dialami. Dalam uraian tentang perbuatan, niat dan tindakan menanam sebab, sedangkan kebiasaan serta pilihan berikutnya ikut menyediakan kondisi. Hasilnya tidak selalu muncul pada hari yang sama. Sebagian baru matang ketika keadaan yang diperlukan telah tersedia, bahkan setelah kehidupan sekarang berakhir. Jarak waktu itu tidak memutus hubungan antara perbuatan dan akibatnya.

载入中

版本信息