←书库

《阴律无情》文化导读 · ID

Bahasa Indonesia · 背景知识导读
设置
阅读设置书稿封面
18
正在读取版本…
校对

正文阅读

正文阅读

Apabila sebab telah ditanam, apa yang masih dapat dilakukan? Daolan menjawab melalui pentingnya kondisi. Dalam kata penutup, ia menerangkan bahwa akibat buruk yang belum matang dapat berubah ketika kondisi pendukungnya berubah. Penyesalan yang tulus diikuti penghentian kejahatan dan pelaksanaan kebajikan mengubah apa yang akan terjadi selanjutnya. Nasihat ini menuntut pekerjaan yang nyata: menghentikan kebiasaan yang merugikan dan tidak menyediakan lagi kesempatan untuk mengulanginya. Perbuatan baru itu sendiri juga mempunyai buah. Perubahan hidup tidak berada di luar sebab-akibat; justru melalui perubahan niat dan tindakanlah seseorang membentuk masa depannya.

Bagaimana pertolongan diberikan

<a id="C1-P09"></a>

Jika hukum itu begitu tegas, bagaimana belas kasih dapat menolong? Jawaban buku berpusat pada kesempatan yang diberikan kepada makhluk. Seorang yang sedang menderita mungkin belum sanggup mendengarkan nasihat; pertolongan terlebih dahulu dapat meredakan sakitnya sehingga ia mampu memahami apa yang dikatakan. Ajaran kemudian membantunya mengenali kesalahan dan membangkitkan kemauan untuk berubah. Buddha berarti yang telah mencapai pencerahan sempurna, sedangkan Bodhisatwa berikrar menolong makhluk menuju pencerahan. Dalam percakapan tentang pertolongan, hakim menegaskan bahwa mereka pun mengikuti sebab-akibat dan menolong sesuai dengan hubungan serta kesiapan makhluk yang bersangkutan.

<a id="C1-P10"></a>

Kesediaan menerima bantuan bukan sekadar menyatakan ingin lepas dari penderitaan. Tokoh-tokoh yang ditolong harus menghadapi apa yang pernah mereka lakukan dan belajar menjalankan ikrar yang diucapkan. Kadang kesempatan pertama hanya berupa mendengar Dharma, yaitu ajaran Buddha; hasil berikutnya bergantung pada perkembangan mereka sendiri. Dengan begitu, belas kasih dan tanggung jawab tidak perlu ditempatkan sebagai dua kekuatan yang bertentangan. Bantuan memberi jalan untuk belajar dan memperbaiki perilaku, sedangkan perubahan penerimanya menentukan bagaimana kesempatan itu dijalani. Rincian pertemuan semacam ini akan tampak pada pembahasan tentang pertobatan dan pertolongan.

<a id="C1-P11"></a>

Perbuatan juga sering melibatkan lebih dari satu orang. Kebiasaan keluarga dapat dipelajari anak, usaha dapat ditiru rekan, dan tulisan dapat memengaruhi pembaca yang tidak pernah ditemui penulisnya. Buku memakai istilah karma bersama untuk membicarakan hubungan perbuatan banyak makhluk dengan keadaan yang mereka alami bersama. Dongyue Dadi, pejabat tinggi alam arwah, bahkan mengaitkannya dengan lingkungan dan bencana. Uraian itu tetap membedakan keterlibatan tiap pelaku. Berada di tempat yang sama tidak dengan sendirinya membuat niat dan perbuatan semua orang sama; tanggung jawab dibicarakan menurut hubungan yang benar-benar dijelaskan dalam masing-masing kasus.

<a id="C1-P12"></a>

Jangkauan sebab-akibat dalam Yinlü Wuqing melampaui kehidupan yang dapat kita ingat sekarang. Kesempatan yang diterima seseorang dapat berhubungan dengan kebajikan terdahulu, sementara tindakannya hari ini membentuk keadaan sesudah kematian. Inilah alasan pembahasan perbuatan perlu dilanjutkan dengan pertanyaan tentang kehidupan itu sendiri. Apa yang berakhir ketika tubuh meninggal? Apa yang masih dapat menerima ajaran, menyesal, dan lahir kembali? Buku menjawabnya melalui istilah tentang kesadaran dan roh, serta kisah-kisah perpindahan di antara alam kehidupan. Memahami perpindahan itu akan membantu menjelaskan mengapa pertanggungjawaban tidak berhenti bersama satu riwayat hidup.

载入中

版本信息