13. Catatan penyunting: Kutipan sumber memuat susunan「灭道制令人不堕恶道」「当不识者。谓万物」serta「六为会聚。谓禅中」yang makna atau pemenggalannya belum jelas. Terjemahan mempertahankan unsur-unsur kalimat dan urutannya secara konservatif. Versi Inggris menghilangkan sebagian unsur dan memberikan penafsiran yang lebih tegas; penafsiran itu tidak digunakan untuk mengganti teks Tionghoa.↩︎
14. “Hari pertama dan kelima belas” menerjemahkan 初一、十五. Dalam konteks praktik keagamaan Tionghoa ini, tanggal tersebut dibaca menurut penanggalan tradisional Tionghoa, bukan langsung sebagai tanggal 1 dan 15 kalender Gregorian.↩︎
15. Dalam bagian ini, ungkapan “empat bagian”, “tujuh bagian”, “sembilan bagian”, dan “delapan bagian” mempertahankan istilah 分 (fen) dalam teks Tionghoa. Dalam versi Inggris, bagian-bagian ini ditafsirkan sebagai persepuluhan, tetapi penyebutnya tidak disebutkan secara tegas dalam butir-butir tersebut; terjemahan ini tidak mengubahnya menjadi persentase yang pasti. Ungkapan “separuh” tetap diterjemahkan sebagai separuh.↩︎
16. Teks Tionghoa menyebut “seratus tahun” pada rumusan awal butir ini, lalu “seratus jie” dalam penjelasan lanjutannya. Kedua rumusan dipertahankan; tidak dibuat kesetaraan baru antara tahun dan jie.↩︎
17. Teks sumber menyebut “enam belas tahun ke atas” sekaligus “enam belas tahun ke bawah”, sehingga usia enam belas termasuk dalam kedua rumusan. Tumpang tindih ini dipertahankan, bukan diselesaikan dengan mengubah salah satu batas umur.↩︎
18. Feiluan (飛鸞) adalah istilah yang dipakai teks untuk penerimaan amanat melalui gerak pena luan dalam kegiatan di altar. Penjelasan asli pada bagian akhir Kitab tentang Menjauhi Pelanggaran Seksual menerangkan gerak pena dan penerimaan amanat ini; catatan penerjemah tidak menetapkan asal adikodrati amanat tersebut sebagai fakta yang terverifikasi.↩︎
19. Jie (劫) dipertahankan sebagai istilah dalam naskah. Penjelasan sebelumnya bahwa satu jie dihitung sebagai satu putaran hukuman atau satu kelahiran berada dalam bagian Peraturan Alam Baka; penjelasan itu tidak otomatis menetapkan durasi jie dalam bagian Nasihat Mustika Wenchang ini.↩︎
20. Berkas Tionghoa yang menjadi dasar edisi ini hanya memuat judul dan keterangan dalam tanda kurung di atas; isi tabel tidak disertakan. Keterangan asli itu dipertahankan. Buku ini disertai terjemahan tabel yang telah diperiksa sebagai suplemen rujukan luar tersendiri, berdasarkan versi bahasa Tionghoa modern Shoukang Baojian. Sumber, perbedaan versi, dan bagian yang masih meragukan dijelaskan dalam suplemen. Suplemen tersebut tidak diklaim sebagai pemulihan tabel asli dari berkas TXT yang sama.↩︎
21. Dalam kutipan Sutra Teratai, rangkaian “sesepuh, perumah tangga, pejabat, atau brahmana” menerangkan para suami, sehingga yang dimaksud ialah istri dari salah satu di antara mereka. Pembacaan ini mengikuti kutipan pada edisi Inggris buku ini (halaman PDF 305) dan terjemahan bab 25 oleh Buddhist Text Translation Society. Kalimat sesudah kutipan yang membahas Bunda Maria merupakan uraian penulis kisah ini, bukan tambahan kata-kata Buddha ke dalam kutipan sutra.↩︎