3. Uraian bahwa Bunda Maria merupakan penampakan Bodhisattva adalah penafsiran penutur setelah kutipan, bukan kalimat tambahan dari Sutra Teratai dan bukan pernyataan kesepakatan bersama agama Katolik dan Buddha. Struktur “istri seorang sesepuh, perumah tangga, pejabat, atau brahmana” juga dapat dibandingkan dengan terjemahan BTTS, bab25. Teks Tionghoa memisahkan dewa dan naga; keduanya tidak disatukan menjadi satu makhluk.
4. Syair pelimpahan jasa menyatakan harapan melalui “semoga”, bukan laporan bahwa semua doa itu telah terwujud. Tabel yang tidak tersedia dalam berkas sumber tetap tidak direkonstruksi dari bahan lain. Materi tambahan berbahasa Inggris yang tidak ada dalam sumber Tionghoa tidak dimasukkan ke dalam terjemahan ini.
Catatan untuk Judul dan Daftar Isi Jilid Pertama
Catatan penerjemah
Catatan ini mencakup judul dan daftar isi jilid pertama saja, bukan seluruh bagian pendahuluan. Label singkat dalam daftar isi mengikuti sumber; beberapa judul lengkap memuat keterangan tambahan.
Catatan untuk Penutup Jilid Pertama
Catatan penerjemah
Pernyataan tentang penyakit dan ketidaksuburan dalam uraian moral sumber bukan diagnosis medis. Ketidaksuburan dapat berkaitan dengan faktor pada laki-laki, perempuan, atau sebab yang belum dapat dijelaskan; kondisi tersebut bukan bukti kesalahan moral seseorang. Keluhan kesehatan perlu dinilai oleh tenaga kesehatan, bukan disimpulkan dari perilaku atau anggapan tentang karma. Lihat WHO, Infertility. Kutipan yang diatribusikan kepada tokoh dan kitab dipertahankan menurut sumber yang diberikan; catatan ini tidak menyatakan bahwa seluruh riwayat teks kutipan telah diverifikasi.
Catatan untuk Kata Pengantar Jilid Pertama
Catatan penerjemah