←书库

《阴律无情》

Bahasa Indonesia · 原书正文
设置
阅读设置书稿封面
18
正在读取版本…
校对

正文阅读

正文阅读
章节目录

Tanya: Apa yang dikatakan memang benar, tetapi hati manusia dapat dinasihati dan dibimbing dengan penjelasan yang masuk akal. Mengapa harus menuliskan begitu banyak hukuman neraka dan adegan berdarah yang membuat orang ketakutan, tertekan, ngeri, dan tidak nyaman? Lagi pula, kebanyakan orang tidak percaya adanya neraka. Bukankah ini justru menghalangi jalan sendiri?

Jawab: Obat baru merupakan obat yang baik jika sesuai dengan penyakitnya. Kini banyak orang di dunia sudah tidak percaya pada sebab dan akibat, terlebih lagi sebab dan akibat dalam kehidupan lampau, sekarang, dan mendatang, yang mereka katakan sulit dilihat. Sarana terampil dengan kewenangan khusus ini dibuka untuk memperlihatkan bahwa karma buruk pasti membuahkan balasan buruk, agar orang memperbaiki kesalahan masa lalu dan membina masa depan selagi hidup di dunia, serta terhindar dari jatuh ke alam kelahiran buruk. Buku ini juga memuat banyak ajaran tentang hukum sebab dan akibat. Dengan demikian, prinsip dan kenyataan sama-sama diutamakan, saling melengkapi dan saling terhubung, sehingga orang tahu untuk gentar lalu berhenti, dan tahu untuk berhenti lalu memperbaiki diri. Dengan begitu, gerbang neraka didobrak dan jalan menuju bodhi terbuka.

Tanya: Apakah isi buku Hukum Alam Baka yang Tak Kenal Ampun itu benar? Kalau percaya, ada; kalau tidak percaya, tidak ada. Aku justru lebih santai jika tidak membacanya.

Jawab: Kalau percaya, ada; kalau tidak percaya, tidak ada. Berlaku sama bagi semua orang. Benar atau tidaknya apa yang disampaikan Hukum Alam Baka yang Tak Kenal Ampun harus diukur berdasarkan hukum sebab dan akibat yang diajarkan Buddha. Buku ini menguraikan secara terperinci pada zaman sekarang sebagian kecil balasan buruk di neraka untuk membimbing orang menuju kebajikan. Tolok ukurnya bukan apakah kita sendiri pernah melihatnya. Seperti keberadaan benda-benda langit di angkasa luar: benda-benda itu tidak menjadi tidak ada hanya karena keterbatasan ilmu pengetahuan kita dahulu membuatnya belum ditemukan. Apakah sesuatu yang sementara belum terlihat berarti tidak ada? Karena itu, jika berbicara secara cermat, manusia mungkin untuk sementara belum melihatnya, tetapi tidak dapat mengatakan bahwa hal itu pasti tidak ada.11

Jika dalam segala hal kita menjalankan kewajiban sebagai manusia, tubuh dan batin akan tenteram, keluarga akan rukun dan bahagia, serta masyarakat akan harmonis. Landasan negara adalah manusia, dan akar manusia adalah moral. Tepatlah bahwa negara tanpa moral tidak akan makmur, dan manusia tanpa moral tidak dapat berdiri teguh!

Daolan, dengan hormat merangkapkan kedua telapak tangan

Hukum Alam Baka yang Tak Kenal Ampun, Jilid Kedua

Daftar Isi

0. Prakata Penulis

1. Kitab Kehidupan dan Kematian

载入中

版本信息