Jilid I Bab 32
Catatan penyunting dan penerjemah
Penanda ZH-L di bawah menunjuk posisi teks sumber untuk memudahkan penelusuran, bukan nomor bagian dalam bab ini. Dua paragraf bertanda “Catatan penyunting” tetap merupakan ringkasan non-eksplisit, bukan terjemahan lengkap bagian aslinya.
1. Gelar Buddha dan ungkapan “ibu” (penanda sumber ZH-L0728). Nama “Tathāgata Cahaya Dharma Sejati” menerjemahkan 正法明如來. Sebuah sutra tentang Avalokiteśvara menyebut bahwa Beliau telah menjadi Buddha pada masa lampau dan menampakkan diri sebagai Bodhisattva karena ikrar welas asih-Nya. Sebutan Mañjuśrī sebagai “ibu dari tujuh Buddha” dipertahankan dari buku ini. “Ibu” dapat dibaca sebagai kiasan sumber atau pembimbing dalam pencapaian kebuddhaan, bukan hubungan biologis: Sutra Fangbo menyebut Mañjuśrī sebagai guru dan “orang tua” dalam jalan Buddha. Sutra itu mendukung makna kiasannya, tetapi bukan kutipan harfiah sebutan “tujuh Buddha”. Rujukan: CBETA T1060, 0110a, CBETA T0629, 0451a.
2. Bab Pintu Universal dan Pratyekabuddha (penanda sumber ZH-L0731 dan ZH-L0734). Bab Pintu Universal adalah bab ke-25 dalam Sutra Teratai, yang membahas pertolongan Avalokiteśvara dan beragam wujud yang ditampakkan-Nya sesuai dengan kebutuhan para makhluk. Pratyekabuddha merupakan sebutan bagi seseorang yang mencapai pencerahan secara mandiri; istilah ini berbeda dari sebutan umum untuk seorang bhiksu. Rujukan: CBETA T0262, jilid 7, 0056c–0057b, Kamus Kementerian Pendidikan Taiwan: 辟支佛.
3. Nenek Meng dan sup pelupa (penanda sumber ZH-L0729–ZH-L0730). Nenek Meng, atau Meng Po, adalah tokoh alam baka dalam kepercayaan rakyat Tionghoa yang dikaitkan dengan minuman untuk melupakan kehidupan sebelumnya. Urutan minum sup, masuk kandungan, lupa mantra, dan kembali ke neraka dalam bab ini merupakan penuturan khusus buku ini; jangan menyamakan ringkasan latar tersebut dengan jaminan bahwa semua ingatan langsung hilang setelah minum. Rujukan: Kamus Kementerian Pendidikan Taiwan: 孟婆.
4. Batas antara kisah keagamaan dan informasi kesehatan (penanda sumber ZH-L0729–ZH-L0730 serta ZH-L0740–ZH-L0741). “Penjara rahim”, hitungan sepuluh bulan dan tujuh hingga sepuluh bulan, serta kaitan penderitaan janin dengan karma, emosi ibu, atau suhu makanan merupakan penuturan buku. Istilah dan hitungan ini tidak dijadikan diagnosis atau ukuran klinis. NHS menyebut kehamilan biasanya berlangsung 37–42 minggu sejak hari pertama haid terakhir; penyebab kematian janin dapat berkaitan dengan kondisi medis dan kerap tidak diketahui. Demikian pula, penuturan tokoh tentang “energi ginjal” dan penyakitnya tidak membuktikan hubungan sebab-akibat medis. Panduan kesehatan Pemerintah Victoria menerangkan bahwa masturbasi dapat menjadi perilaku yang sehat dan sejumlah tuduhan tentang dampak kesehatannya merupakan mitos. Rujukan: NHS: usia kehamilan, NHS: penyebab lahir mati, Better Health Channel.
5. Ungkapan tentang tubuh dan orang tua (penanda sumber ZH-L0737). Ungkapan “tubuh, rambut, dan kulit diterima dari orang tua” menggemakan bagian pembuka Xiaojing, atau Kitab Bakti kepada Orang Tua. Dalam bab ini ungkapan tersebut berada dalam ucapan tokoh Bunda Maria sebagaimana dituturkan buku; keterangan asal ungkapan tidak mengubah siapa yang berbicara. Rujukan: Kamus Kementerian Pendidikan Taiwan: 身體髮膚.
6. Konteks Katolik dalam kisah (penanda sumber ZH-L0733 dan ZH-L0735). Untuk latar ajaran Katolik sendiri, Katekismus menyebut Maria sebagai Bunda Kristus dan Bunda Gereja. Penuturan tentang penjelmaan Avalokiteśvara tetap memiliki atribusi khusus sebagaimana catatan di atas. Keterangan bahwa suatu pemakaman dalam kisah tidak memakai dupa juga tidak berarti semua pemakaman Katolik melarang dupa; pedoman liturgi Katolik mengenal penggunaannya untuk menghormati jenazah. Rujukan: Katekismus, 963–975, USCCB, Newsletter Januari 2012, hlm. 4.
Jilid II Bab 01