Catatan penerjemah dan budaya
1. Kitab Kehidupan dan Kematian (penanda sumber ZH-L0819–ZH-L0823). Istilah Tionghoa 生死簿 (shēngsǐbù) merujuk pada buku catatan alam baka mengenai kelahiran dan kematian manusia. Kata kitab di sini digunakan dalam arti “buku”. Keterangan mengenai dua buku yang berbeda warna dan isi mengikuti uraian khusus penulis dalam bab ini. Sumber: Kamus Kementerian Pendidikan Taiwan, 生死簿; Kamus Bahasa Indonesia, Pusat Bahasa, 2008, entri “kitab”, hlm. 731.
2. Jilid benang (penanda sumber ZH-L0822). Istilah 線裝 (xiànzhuāng) menunjuk cara menjilid buku tradisional Tiongkok dengan lembaran terlipat, sampul, serta benang yang dimasukkan melalui lubang-lubang penjilidan. Teks bab ini tidak menentukan jumlah lubang, bahan sampul, atau masa pembuatannya. Sumber: Kamus Kementerian Pendidikan Taiwan, 線裝.
Jilid II Bab 02
Catatan penerjemah dan penjelasan budaya
Catatan berikut berada di luar ucapan tokoh dalam bab ini. Penanda ZH-L merujuk pada posisi dalam naskah sumber.
1. Delapan aksara kelahiran (penanda sumber ZH-L0836). Dalam tradisi peramalan Tionghoa, bazi adalah delapan aksara hasil pasangan Batang Langit dan Cabang Bumi untuk tahun, bulan, hari, dan waktu kelahiran. Istilah ini bukan delapan angka tanggal lahir. Penjelasan istilah ini tidak merupakan pengesahan terhadap ketepatan ramalan. Sumber: Kementerian Pendidikan Taiwan, “生辰八字”.
2. Kesatuan antara Langit dan manusia (penanda sumber ZH-L0845). Ungkapan tianren heyi berasal dari pembahasan hubungan Langit dan manusia dalam filsafat Tionghoa. Dalam paragraf ini, hubungannya dengan alam dijelaskan oleh tokoh sendiri; terjemahan tidak menetapkannya sebagai nama suatu tingkat pencapaian Buddhis tertentu. Sumber istilah: Kementerian Pendidikan Taiwan, “天人合一”.
3. Rujukan kitab suci yang tidak disebutkan judulnya (penanda sumber ZH-L0843–ZH-L0846). Naskah sumber tidak menyebut judul atau bagian kitab yang mendasari uraian tentang makan dan tidur ini. Sebagai pembanding, Mahā Assapura Sutta (MN 39) mengajarkan makan secukupnya dan kewaspadaan, serta menyebut waktu berbaring pada pertengahan malam. Perbandingan tersebut tidak memastikan kitab mana yang dimaksud oleh penulis bab ini. Sumber: MN 39, terjemahan Ṭhānissaro Bhikkhu, bagian “Moderation in Eating” dan “Wakefulness”.
4. Batas pembacaan kesehatan (penanda sumber ZH-L0839 dan ZH-L0843–ZH-L0846). Uraian tentang jatah umur, manfaat mengurangi makan dan tidur, serta kemampuan hidup tanpa keduanya merupakan pandangan tokoh dalam narasi keagamaan. Uraian ini tidak boleh dijadikan panduan untuk berhenti makan atau tidur. Kekurangan tidur dapat mengganggu fungsi otak, kesehatan tubuh, dan keselamatan; kekurangan zat gizi dapat menyebabkan malnutrisi yang serius. Lihat NHLBI, dampak kekurangan tidur dan NHS, malnutrisi. WHO juga menjelaskan bahwa aktivitas fisik teratur berkaitan dengan penurunan risiko kematian pada orang dewasa. Temuan mengenai risiko kesehatan ini tidak menetapkan tanggal kematian seseorang ataupun mengukur konsep keagamaan tentang jatah umur. Lihat WHO, aktivitas fisik.