Jilid II Bab 03
Catatan penerjemah
Kesadaran ālaya dan cermin batin
Pada bagian tentang rekaman perbuatan, ālaya adalah istilah Buddhis untuk kesadaran yang berkaitan dengan penyimpanan benih-benih pengalaman. Bab ini menerangkannya melalui perumpamaan cermin dan alat perekam. Penjelasan itu mengikuti cara bertutur kitab ini. Dalam Saṃdhinirmocana Sūtra, pembahasan kesadaran ini juga disertai peringatan agar ia tidak dianggap sebagai diri yang tetap. Rujukan: Saṃdhinirmocana Sūtra, bab tentang batin, pikiran, dan kesadaran, T16 no. 676.
Kutipan Sutra Avataṃsaka
“Tiga masa” dalam bait tersebut berarti masa lampau, kini, dan mendatang. Bait itu terdapat dalam wejangan bersyair Bodhisattva Juelin pada Sutra Avataṃsaka. Sesudah kutipan, penjelasan mengenai “proyeksi batin” tetap merupakan penuturan hakim alam baka dalam buku ini. Rujukan: Sutra Avataṃsaka, T10 no. 279, bab Syair Pujian di Istana Surga Yāma (夜摩宮中偈讚品).
Penyakit dalam kisah
Kisah perempuan yang memfitnah seorang penyebar Dharma menghubungkan penyakitnya dengan fitnah yang ia lakukan. Hubungan itu merupakan penafsiran keagamaan dalam narasi, bukan diagnosis medis atau bukti bahwa pasien kanker telah melakukan kesalahan moral. Kanker pada daerah tenggorokan memiliki berbagai faktor risiko yang diteliti secara medis; pemeriksaan penyakit seseorang memerlukan penilaian klinis, bukan penilaian moral atas dirinya. Rujukan: National Cancer Institute, Head and Neck Cancers.
Jilid II Bab 04
Catatan penerjemah