Jilid I Bab 04
Catatan penerjemah: batas pembacaan kesehatan
Catatan ini berada di luar ucapan tokoh. Larangan dalam paragraf yang dimulai “Hakim melanjutkan bahwa ketika perempuan sedang menstruasi” (penanda sumber ZH-L0152) disampaikan sebagai ketentuan keagamaan dalam narasi. Untuk kehamilan, penjelasan kesehatan Tommy’s menyatakan bahwa hubungan seksual umumnya aman, kecuali dokter atau bidan menyarankan untuk menghindarinya karena keadaan tertentu. Penilaian medis seseorang perlu mengikuti kondisi dan arahan tenaga kesehatannya. Penjelasan ini tidak mengubah larangan keagamaan yang disampaikan tokoh. Sumber: Tommy’s, “Is it safe to have sex in pregnancy?”, bagian “Is sex in pregnancy safe?”.
Catatan untuk Lampiran Pertama dan Kedua
Catatan penerjemah dan batas pembacaan
1. Bagian ini menerjemahkan ketentuan keagamaan dalam naskah, bukan hukum pidana, ketentuan persetujuan seksual, atau pedoman medis yang berlaku sekarang. Angka umur dan hukuman dipertahankan untuk kesetiaan tekstual, bukan untuk membenarkan kekerasan seksual atau menetapkan batas persetujuan yang sah.
2. Pengaitan disabilitas, penyakit, kemiskinan, pekerjaan, atau pengalaman menjadi korban dengan kesalahan dalam kehidupan lampau merupakan pandangan teks. Hal-hal itu bukan bukti bahwa seseorang bersalah atau pantas diperlakukan buruk. Korban tidak bertanggung jawab atas tindakan pelaku; hubungan keluarga tidak menghapus hak korban untuk memperoleh perlindungan.
3. Penggolongan hubungan sesama jenis sebagai kesalahan dalam butir sumber disajikan sebagai pandangan keagamaan historis teks, bukan penilaian penerjemah terhadap martabat atau hak orang berdasarkan orientasi seksualnya. Terjemahan juga tidak menyamakan hubungan orang dewasa yang saling menyetujui dengan pemaksaan atau kekerasan terhadap anak.
4. Penjelasan sumber pada akhir bagian ini memberi dua pemakaian jie: satu kali menjalani hukuman dalam konteks neraka, dan satu kali kelahiran dalam konteks kelahiran kembali. Ini tidak menetapkan satu ukuran waktu universal bagi semua pemakaian jie dalam buku.
5. Nama kitab Dongming Ji mengikuti tulisan 洞冥记 dalam sumber Tionghoa, bukan Dongxuan Ji dalam versi Inggris. Riwayat pewahyuan dan asal adikodrati kitab-kitab tersebut tetap merupakan keterangan sumber, bukan hasil verifikasi sejarah oleh penerjemah.