Baiklah! Cukup sampai di sini untuk hari ini. Saya masih mempunyai urusan dinas. Jika ada pertanyaan, silakan datang lagi lain kali!”
Ayu merangkapkan kedua telapak tangan dan berterima kasih kepada Jenderal Yue Fei!
Terima kasih kepada hakim alam baka! Terima kasih kepada para pengawal yakṣa!
Aku kembali dengan menaiki teratai putih!
Lampiran:
Memandang Patung Batu Markis Yue — Liu Xianlun (Dinasti Song)
Dahulu genderang kaubunyikan untuk mengabdi di perbatasan; pada dirimu, pejabat agung, bertumpu kuat-lemahnya negara,
Di seluruh penjuru dunia, berapa orang mengenang Wumu? Setelah seratus tahun, hari ini kulihat sosokmu,
Ujung penamu melukiskan angin dan rembulan dalam tiga ribu aksara; tuturmu setegas es dan embun beku, memimpin seratus ribu prajurit.
Langit pun tahu bahwa manusia menyimpan penyesalan; tentulah perintah untuk memulihkan kejayaan akan diberikan.