Kaisar Dongyue berkata, “Ah! Gelombang kuat energi perilaku seksual yang menyimpang dari sila dari alam manusia sudah membubung menembus awan hingga mencapai balairung Kaisar Langit. Perilaku itu telah sangat mengganggu keseimbangan energi lurus alam. Jika alam manusia terus kehilangan keseimbangan energi lurus alam, berbagai bencana alam akan terjadi. Misalnya, cuaca menjadi tidak stabil dan dapat berubah dalam sekejap: tiba-tiba cerah, tiba-tiba hujan; naik-turunnya suhu dalam satu hari dapat berbeda sangat besar, sehingga dalam sehari orang merasa seolah mengalami musim semi, panas, gugur, dan dingin. Tsunami, banjir, kebakaran, gempa bumi, serta berbagai wabah penyakit menular besar di alam manusia merupakan suatu peringatan.
Ayu! Coba pikirkan, mengapa berbagai peristiwa menyedihkan terjadi di Bumi, Jambudvīpa Selatan? Pasti ada sebab karma bersama yang terbentuk kemudian melalui perbuatan manusia. Karena itu, aku berharap Hukum Alam Baka yang Tak Kenal Ampun secepatnya dapat membangunkan hati manusia yang tersesat, menyelamatkan hati manusia, memperbaiki suasana moral masyarakat, serta membuat banyak makhluk hidup tahu batas, berperilaku baik, dan memegang moralitas lima hubungan. Dengan demikian, berbagai bencana yang dibawa oleh energi perilaku seksual yang menyimpang dari sila ke alam manusia dapat dibalikkan, neraka yang penuh sesak dapat dilonggarkan, dan bencana besar tidak perlu sering terjadi dalam waktu singkat di alam manusia. Jika maraknya perilaku seksual yang menyimpang dari sila sekarang terus berlanjut, dalam waktu dekat bencana besar akan datang bertubi-tubi, meliputi seluruh penjuru alam manusia. Semua makhluk yang melakukan perilaku seksual yang menyimpang dari sila ataupun berbagai kejahatan lain pasti sulit lolos dari jaring Langit hukum alam baka yang tak kenal ampun dan tak bercelah. Dalam bencana besar, semuanya akan terjaring oleh hukum alam baka yang tak kenal ampun dan tak bercelah, lalu jatuh untuk menerima hukuman neraka yang tak terukur dan tak terbatas.
Walaupun neraka di wilayah alam baka ini sudah penuh, pemerintahan alam baka akan mengatur pencarian tempat lain untuk membangun neraka baru. Bahkan ketika neraka ini telah hancur seluruhnya, jika karma dosa makhluk di dalamnya belum habis, kami akan memindahkan roh bersalah itu dari satu tempat ke tempat lain untuk terus dihukum di neraka lain. Mereka baru dapat meninggalkan neraka setelah seluruh karma dosanya benar-benar terhapus. Hanya ada dua alasan makhluk di neraka dapat meninggalkannya. Pertama, masa karma dosa nerakanya telah berakhir, yakni akibat karma buruk nerakanya telah habis. Barulah ia dapat beralih untuk terlahir dalam keadaan yang sesuai dengan akibat sisa dari neraka.
Di alam baka juga ada balai pertemuan Dharma tempat Kṣitigarbha memberikan ajaran penuh welas asih. Jika di salah satu neraka besar ada arwah yang membangkitkan satu pikiran pertobatan yang sungguh tulus, ia dapat dibawa oleh yakṣa untuk mendengarkan ajaran penuh welas asih Kṣitigarbha. Dengan menerima berkah Buddha, akar kebaikannya terbangkitkan sehingga ia dapat naik menuju alam kelahiran yang baik. Yang paling menakutkan ialah makhluk hidup tidak membangkitkan tekad untuk bertobat atas perilaku keliru pada masa lampau, terus bersikeras dalam kesesatan, tenggelam dalam kemerosotan dan penderitaan, bahkan terus memperberat berbagai karma dosanya sendiri.
Satu pikiran pertobatan yang tulus dari lubuk hati cukup untuk melarutkan karma dosa yang tak terukur dan tak terbatas. Hukum alam baka yang tak kenal ampun tidak pernah dengan kejam mengekang makhluk berperasaan yang sungguh tulus menyesali kesalahannya. Sebagian besar makhluk yang keluar dari neraka akan terlahir di alam binatang, sebagai makhluk yang lebih rendah, kecil, dan berpikiran sederhana. Sekalipun terlahir di alam manusia, berkahnya tipis, kelima indranya tidak lengkap, dan sebagainya. Alasan kedua ialah beruntung mendapatkan bantuan pembebasan yang kuat dari kerabat di alam manusia; dengan itu mereka juga dapat meninggalkan neraka. Mendapatkan bantuan kerabat di alam manusia yang sesuai lebih sulit, karena pembebasan itu memerlukan sebab dan kondisi yang bergantung pada kekuatan pihak lain. Di alam baka ada banyak catatan tentang kerabat di alam manusia yang berhasil membantu roh bersalah naik ke alam kelahiran yang baik; sebagian bahkan naik ke alam dewa dan Tanah Suci Barat. Namun, ini bukan kejadian kebetulan. Sebelum jatuh ke neraka, roh bersalah itu telah mengumpulkan sejumlah berkah yang sesuai dalam kehidupan lampau. Pembebasan itu tidak terjadi begitu saja; pasti ada sebab dan kondisi baik di dalamnya. Karena itu, selagi kelima indra masih lengkap dan tubuh masih sehat, semua makhluk harus banyak berbuat baik, menaati hukum, memegang sila, dan mengumpulkan jasa kebajikan serta berkah bagi dirinya sendiri. Jangan sekali-kali menggunakan tubuh yang sehat untuk melakukan berbagai pelanggaran sila yang membawa ke neraka. Begitu jatuh ke neraka, penderitaannya tak terukur dan tak terbatas, tanpa hari pembebasan yang dapat dinantikan.
Makhluk yang telah melakukan perilaku seksual yang menyimpang dari sila atau menciptakan karma buruk neraka akan menerima akibat karena sebabnya telah dibuat. Jika telah menciptakan karma buruk neraka, kelak pasti harus menanggung buah karma neraka. Agar tidak menerima akibat itu, sebelum buahnya muncul, semua kondisi pendukung yang dapat mewujudkannya harus lebih dahulu diputus. Jika dalam kehidupan ini ingin sepenuhnya terbebas dari jatuh ke neraka akibat perilaku seksual yang menyimpang dari sila, hanya ada satu cara: menghapus seluruh perilaku tersebut sampai tuntas. Pertama-tama, kalian harus mengendalikan dan membatasi pikiran dengan ketat. Jangan membiarkan pikiran sekecil apa pun mengenai perilaku seksual yang menyimpang dari sila muncul dalam hati; satu pikiran pun tidak boleh. Sekalipun satu pikiran yang sangat halus muncul, segeralah bertobat dan membangkitkan tekad sepenuhnya untuk tidak lagi memunculkan pikiran tersebut. Selain itu, teruslah saling mengajak orang di alam manusia agar tidak melakukan perilaku seksual yang menyimpang dari sila. Tekad ini sangat penting.
Makhluk yang berjodoh membaca tulisan ini, yang sungguh bertekad memutus perilaku seksual yang menyimpang dari sila tetapi berulang kali gagal, dapat bersumpah kepada Langit pada hari pertama dan kelima belas setiap bulan dalam kalender lunar bahwa sejak saat itu, dalam setiap kehidupan, mereka tidak akan melakukan perilaku tersebut. Mereka juga dapat menyebarkan kabar tentang buku kebajikan Hukum Alam Baka yang Tak Kenal Ampun dan membantu pencetakannya. Dalam kehidupan sehari-hari, terapkan dengan tegas penghentian semua ucapan dan tindakan yang berkaitan dengan perilaku seksual yang menyimpang dari sila. Jalani pola makan vegetarian dan jangan makan makanan yang meningkatkan hasrat; misalnya, daun bawang dan bawang putih yang dimasak akan meningkatkan hasrat. Bahan obat yang memiliki efek meningkatkan hasrat juga hendaknya digunakan sesedikit mungkin, misalnya baji dan sebagainya.14
Hasrat binatang lebih tinggi daripada manusia. Karena itu, jangan mengonsumsi makanan yang berkaitan dengan binatang; selain mengacaukan pengendalian diri, hal itu juga menimbulkan utang nyawa. Alkohol dapat mengacaukan pengendalian diri, sehingga juga jangan dikonsumsi. Jangan menggunakan mata dan telinga untuk melihat atau mendengarkan segala bahan pornografi yang membangkitkan hasrat. Dalam keseharian, teruslah tekun menjalankan ajaran Buddha, bangkitkan tekad untuk menyebarkan dan melindungi Dharma sejati, serta bertobat dengan tulus atas dosa perilaku seksual yang menyimpang dari sila pada masa lampau. Sangat penting membangkitkan hati yang sungguh bertekad menghapus perilaku tersebut sampai tuntas. Jika benar-benar dapat mencapai keadaan ‘Pikiran lenyap, dosa musnah; keduanya sama-sama kosong’, tidak perlu lagi mengkhawatirkan karma buruk neraka.
Melafalkan nama suci Namo Avalokiteśvara juga dapat berangsur menghapus perilaku seksual yang menyimpang dari sila. Selama melafalkan nama suci Bodhisattva dengan tulus setiap hari, kalian pasti dapat menerima berkah welas asihnya yang bekerja tanpa terlihat, sehingga karma dosa perilaku seksual yang menyimpang dari sila yang membawa ke neraka berkurang. Jika setelah bersumpah makhluk hidup memegang sumpahnya dengan ketat, karma buruk yang menyebabkannya jatuh ke neraka saat usianya berakhir akan dihapus, dan ia dapat terlahir di alam kelahiran yang baik. Adapun seberapa banyak hukuman neraka yang berkurang pada akhirnya ditentukan oleh kekuatan tekad pertobatan makhluk berperasaan itu.”
“Shangguan Yuhua! Apakah masih ada pertanyaan lain?”